Tampilkan postingan dengan label KE KAMMIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KE KAMMIAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Maret 2010

Slide Profil KAMMI




Selasa, 01 September 2009

Pembentukan kepemimpin

Pembentukan kepemimpinan
Menuju tahapan Pelatihan kepemimpinan nasional (DM 3) KAMMI WILAYAH KALIMANATAN (JANUARI AWAL 2010 di Palangkaraya/kalteng*)

kepemimpinan merupakan salah satu persoalan urgen yang menghalangi dari umat kita dewasa ini. krisis dalam berbagai bidang yang menimpa kita disebabkan oleh tidak adanya tujuan
yang menjadi orientasi kita, yaitu tujuan yang seharusnya mempersatkan rencana-rencana kita serta memberikan rasionalitas dan keharmonisan.
pembentukan kepemimpinan adalah permasalahan umat. umat harus bangkit dengan semua lembaga-lembaganya lalu mengatasi segala problematiknya. masa depan kebangkitan umat manusia tergantung saat ini dan tergantung pada kualitas manusia yang memimpin yang dipersiapkan oleh lembaga-lembaga dan oragnisasi-organisasi kepemimpinan. tidak ada pilihan lain bagi umat selain memberikan perhatian yang besar terhadap keemimpinan juga mengeluarkan dana yang banyak untuk mencetak seorang pemimpin. saat ini, banyak harapan indah mengenai kepemimpian yang menggoda khayalan serta menggelitik perasaan, namun semua itu tidak dituangkan dalam perbuatan
kita dan kami yakin bahwa ada hakikat mendasar yang dilupakan banyak orang, yaitu bahwa kita membangun masyarakat yang kuat dalam semua elemenya dengan memulai dari maing-masing individu. selama kita tidak melakukan hal itu, maka esok tidak lebih baik dari pada hari ini. kita sebagai umat islam harus membawa jawaban atas semua pertanyaam yang membingungkan dunia dengan cara mempelajari kepemimpinan. masing-masing dari kita memiliki kemampuan untuk menjadi salah satu pemimpin umat ini jika kita menghiasi diri dengan nilai kepemimpinan yang agung.
KAMMI sudah mendefinisikan diri sebagai wadah perjuangan untuk mencetak pemimpin dan mendeklarasikan diri dengan sebuah cita-cita model kepemimpinan muslim negarawan, ini adalah tantangan dan pertanyaan besar dari umat dan dunia bisakah dari rahim KAMMI LAHIR PEMIMPIN MUSLIM NEGARAWAN YANG DIBUTUHKAN DAN MENDESAK HARUS HADIR DITENGAH UMAT. KAMMI sudah 11 tahun hadir di dunia ini, dan mewarnai peradaban islam, dan lahirnya pemimpina dari gerakan ini masih jauh atau masih dalam proses itu. hari ini pemimpin (formal dalam tataran negara) yang telah ada di negara ini dan mempengaruhi dilahirkan dari institusi militer (soeharto, sby) dan intitusi sipil masih sedikit dan sayang juga tidak bertahan lama (bukan mempertentangkan sipil dan militer), dan yang lebih memilkukan adalah pemimpina yang lahir dari lembaga islam juga masih sedikit (Gusdur/NU), bahkan dari tingkatan lembaga-lembaga formal negera (nasional) lahir dari institusi islam ; Akbar tanjung (HMI), Hidayat Nurwahid (PKS), BI, DPR, BPK, MA, lahir dari institusi perguruan tinggi. begitu juga lembaga independent negara KPK, KPI, komisi kepolisian, dll, lembaga independent inilah yang banyak diambil oleh lembaga-lembaga dan mantan aktivis organisasi.
pemimpin tentunya dalam pemahaman kammi bukanlah hanya pemimpin dalam bentuk formal negara tapi setiap orang/pemimpin yang bekerja untuk kebaikan bangsa/rakyatnya adalah juga pemimpin, tetapi dengan usia kammi yang sekarang kammi belum signifikan melahirkan orang-orang yang berpengaruh dalam negara ini, kita bisa lihat lembaga non government (NGO/LSM) yang berpengaruh dinegara ini ICW, Walhi, JIL, TI, LBH, LSI,dam NGo di daerah mungkin masih sedikit lahir dari kammi, ini adalah tantangan pengkaderan kempimpinan kammi, pelatihan kepemimpinan kammi baru melahirkan orang-orang yang setelah dari kammi bergabung dengan lembaga dakwah (IKADI, dkk), partai (PKS, dan sedikit yang lainnya), lembaga pendidikan/training dan sosial , LSM (PPNSI, Paham, dll), lembaga perempuan juga masih sedikit dan lembaga lainnya yang berhaluan kental keislamannya, kalau lembaga lain masih sedikit (dan ini sudah sangat bagus dengan usia 11 tahun), DAN menjadi tantangan kita menjadikan pengkaderan KAMMI mampu melahirkan lagi aktivis/pemimpin yang berada disemua lini dan berpengaruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
tentunya kita akan memiliki cacat bila hanya menonton dan menanti datangnya pahlawan (pemimnpin/aktivis) tanpa melakukan apa-apa. kita memandang dengan penuh takjub kepada orang yang diberikan harapan untuk keluar dari kebingungan, namun kita lupa bahwa diri kita juga memiliki kemampuan untuk menjadi pahlawan. kita adalah satu kebaikan dalam kehidupan ini, bahkan merupakan pencipta keagungan dan tokoh penggeraknya. kita adalah orang-orang yang terasing yang memperbaiki diri ketika manusia lain rusak, hidup dengan sifat-sifat yang mulia dan mati dengan meninggalkan tanda-tanda yang tak terhapus. (referernsi dari sebuah buku kepemimpinan islam) @ Gunawan (kamwil kalimantan)

Kamis, 07 Mei 2009

KAMMI DAN PEMILU

Assalamualaikum wr wb.

Sekilas tentang sikap PP KAMMI terkait situasi nasional
menjelang pemilihan presiden.

1. Posisi KAMMI dalam konfigurasi elit termasuk tarik menarik distribusi dukungan terhadap blok tertentu adalah MODERAT-KRITIS. Dan memang sebagai organ gerakan mahasiswa, bukan pada porsinya untuk memberi dukungan politik kepada blok-blok politik tersebut. Oleh karena itu yang sudah KAMMI lakukan adalah menggelontorkan isu-isu penyelamatan demokrasi yang harus diperhatikan oleh seluruh anak bangsa termasuk elit-elit politik yag sedang berkompetisi. Sebagai contoh, Tgl 6 April 2009 silam, KAMMI bersama BEM SI menyelenggarakan Forum Mimbar Bebas dengan tajuk ”Selamatkan Demokrasi Indonesia” yang dihadiri oleh pimpinan OKP nasional dan gerakan pemuda dan mahasiswa lain di Ibukota. Lalu pd Tgl 20 April, KAMMI bersama elemen gerakan mahasiswa seperti HMI-MPO, PMKRI, IMM, GPI, melakukan press conference menyerukan kepada elit politik di negeri ini untuk mengedepankan Silaturahim Demokrasi dengan pointer ; 1. Rekonsiliasi Nasional, 2. Tuntaskan agenda
Reformasi, 3. Pemulihan hak-hak sipil rakyat, 4. Berpihak pada ekonomi kerakyatan / waspada terhadap kekuatan Neo-liberalisme. Semua ini bisa dilacak di media-media nasional.
2. KAMMI menilai bahwa proses transisi demokrasi di negeri ini masih belum menemui ujung. Demokrasi masih menjadi domain elit dan cenderung liberal. Situasi demikian semakin membuat gerakan mahasiswa secara umum kehilangan narasi dalam konteks penyelamatan bangsa. Oleh karena itu sebagai bentuk tanggung jawab moril dan ideologi, KAMMI menganggap hajatan politik besar seperti PEMILU bukan hanya sekedar siapa lawan siapa, blok mana lawan blok mana. Tetapi harus menyentuh subtansi dan konten agenda yang akan diwujudkan siapapun pemimpinnya kelak. Maka dari itu 11 Agenda Strategis Bangsa yang sudah dirilis dan coba kita diskusikan di milis ini adalah entry poin untuk kita mewujudkan harapan gerakan ini sekaligus sebagai sikap kita terhadap situasi politik yang berkembang.
3. PP KAMMI berharap kepada seluruh kader se- Indonesia dan seluruh dunia khususnya struktur KAMMI Wilayah, Daerah dan Komisariat. Agar mengkaji dan mendiskusikan serta mengkontekstualisas ikan 11 Agenda tersebut kedalam situasi dan kondisi di daerah masing-masing. Supaya agenda gerakan ini menemukan bentuknya secara integral dan mendapat respon yang massif dari berbagai pihak.

Semoga Allah SWT
semakin membuka pintu rahmat dan berkah untuk gerakan ini serta meneguhkan
komitmen kader-kadernya. Jazakumullohu khoiron katsiro.

Salam,
M. Fikri Aziz
Sekjend PP KAMMI


Senin, 27 April 2009

Risalah Muswil

A. MUSYAWARAH WILAYAH

Pasal 45
Status
(1) Musyawarah Wilayah KAMMI adalah musyawarah utusan KAMMI Daerah.
(2) Musyawarah KAMMI Wilayah diadakan 1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun.
(3) Pengurus KAMMI Wilayah adalah penanggung jawab penyelenggaraan musyawarah KAMMI Wilayah.

Pasal 46
Tugas/Wewenang

(1) Meminta dan menilai laporan pertanggungjawaban Pengurus KAMMI Wilayah
(2) Memilih Pengurus Wilayah dengan jalan memilih Ketua Umum yang sekaligus merangkap sebagai formatur dan empat mide formatur
(3) Mengusulkan nama-nama Dewan Penasehat Wilayah
(4) Mengusulkan pembentukan KAMMI Daerah
(5) Menetapkan Panduan Kerja Wilayah
(6) Menetapkan aturan dan putusan lain yang diangap perlu

Pasal 47
Tata Tertib
(1) Peserta Muswil terdiri dari Pengurus Wilayah, Utusan/Peninjau Pengurus Daerah, Badan-badan Khusus serta LSO di tingkat Wilayah, dan Undangan Pengurus Wilayah.
(2) Utusan Pengurus Daerah, Pengurus Wilayah, Badan-badan Khusus serta LSO di tingkat Wilayah, merupakan peserta penuh; dan Undangan Pengurus wilayah merupakan peserta peninjau.
(3) Peserta penuh mempunyai hak suara, hak bicara dan hak dipilih, sedangkan peninjau mempunyai hak bicara.
(4) Dalam pengambilan keputusan melalui voting, suara Pengurus Wilayah bernilai 2 suara, dan suara Pengurus Daerah bernilai 1 suara.
(5) Banyaknya utusan Daerah ditetapkan oleh SC Muswil.
(6) Jumlah peserta peninjau ditetapkan oleh Pengurus Wilayah
(7) Pimpinan sidang Muswil dipilih dari peserta (utusan/peninjau) oleh peserta utusan dan berbentuk presidium.
(8) Muswil baru dapat dinyatakan sah apabila dihadiri oleh ½ ditambah 1 dari jumlah peserta utusan (Daerah penuh)
(9) Apabila ayat (8) tidak terpenuhi maka Muswil diundur selama 1 x 24 jam dan setelah itu dinyatakan sah
(10) Setelah menyampaikan LPJ dan dibahas oleh Musda maka Pengurus Daerah dinyatakan demisioner
(11) Wilayah dan Daerah sedapat mungkin mengikutsertakan kader muslimah sebagai peserta.


Rabu, 22 April 2009

MENAGAPA KAMMI HARUS SELALU HADIR


permasaahan bangsa indonesia dari berbagai bidang telah menjadikan kammi ini hadir dibumi persada indonesia, yang merupakan bagian dari kebangkitan dunia islam yang mengglobal sejak runtuhnya supermasi kedaulatan islan pada tahun 1924 masehi, yang ditandai dengan runtuhnya kekhilafahan turki usmani, keprihatinana ini telah mendorong arus baru kebangkitan dunia islam hampir disemua negara islam tak terkecuali di indonesia, yang salah satunya adalah lahirnya kesatuan aksi mahasiswa muslim indonesia yang disingkat KAMMI, sebuah organisasi mahasiswa dan pemuda islam yang lahir dari sebuah kprihatinan yang mendalam atas kondisi umat islam indonesia pada khusunya dan dunia islam pada umumnya, yang kebetulan menetas pada saat krisi ekonomi nasional yang mulai akhir 2007.
kammi lahir merupakan respon atas permasalahan rakyat dan umat, yang pada tahun 1998 sangat berperan besar dalam membawa bangsa indonesia dari suatu rezim otoriter dan antidemokrasi soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun, dengan segala sumber daya kammi bersama kekuatan pro perubahan/perbaikan telah menumbangkan rezim soeharto dan membawa bangsa indoneisa pada orde reformasi dan yang demokratis.
perjalanan bangsa dan cita-cita reformasi yang telah digagas para founding father kammi/reformasi akan kemana bangsa ini telah ditulis, dan menjadi cita-cita besar kammi dan bangsa ini, seiring perjalanan tersebut, cita-cita dan impian sangat susah untuk diwujudkan dan ini menjadi PR bagi generasi muda kammi.
persolana kerakyatan; kemiskinan, pengangguran, generasi putus sekolah, moral generasi, kesehatan, infrastrkutr samapi permasalahan harga diri bangsa, menjadi agenda yang harus terus diperjuangkan. maka kammi harus selalu harus hadir dalam runag-runag permasahan itu, untuk menjadi problem solver karena sesungguhnya kammi/kadernya adalah pemimpin pmasa yg akan datang, maka hari ini adalah waktunya untuk belajar, karena kammi adalah laboratorium leadership dalam rangka lahirnya kepemimpinan indonesia, muslim negarawan


Kamis, 22 Januari 2009

Kalimantan dan kammi kalimntan



Kalimantan dikenal kebanyakan orang merupakan pulau tersebar di miliki Indonesia, luasnya mencapai lima kali luas pulau Jawa. Dalam bahasa setempat, Kalimantan berarti pulau yang memiliki sungai – sungai besar (“Kali” Sungai, “Mantan” besar). Selain itu pulau Kalimantan di kenal juga dengan nama Brunai, Borneo, Tanjung Negara (pada masa Hindu) dan dengan nama setempat pulau Bagawan Bawi Lewu Telo (”Negeri tempat tiga puteri”). Pulau Kalimantan pada umunya terbagi atas terbagi atas Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.
kalimantan termasuk daerah yang memiliki sumber daya alam yang besar, yang tersebar merata hampir ditanaha kalimntan, dan terutama di kalimntan timur yang terkenal dengan ladang minyak, gas, batu bara. juga kalimntan dikenal dengan hutannya yang luas, bahkan menjadi sumber oksigen bagi dunia.
kalimntan dengan luas 5 kali luas p. jawa tetapi hanya di huni kurang lebih 7 juta penduduk, namun daerah ini termasuk juga memiliki infrastruktur yang sangat minim, infrastruktur jalan, listrik, perhubungan, sehingga krisis listrik masih sering terjadi bahkan anehnya dikalbar membeli listrik dari negara tetangga malaysia, begitu juga dengan jalan, jalan trans kalimntan belum juga terhubung dari masing-masing propinsi terutama kalbar, sedangkan kaltim-kalsel-kalteng sudah terhubung tetapi jalan yang ada tidak memadai dan rusak, dibandingkan dengan mobilitas penduduk dan roda ekonomi yang berputar sangat tingggi.
kammi di kalimantan ada empat kammi daerah, yang tentunya punya kekuatan dan daya tawar dan daya dorong terhadap stekholder di daerah masing-masing, dan empat provinsi ini relatif mempunyai persamaan baik dalam karakter masyarakat, sumber daya dan permasalahannya, sehingga menyatukan sumber kekuatan kammi untuk pembangunan kalimantan secara integral sangat diperlukan, sehingga kammi kalimantan (kammi wilayah kalimantan) sangat perlu hadir.
sehingga kammi sebagai bagian dari elemen bangsa akan menjadi katalisator dalam akselerasi pembangunan dikalimntan sesuai dengan porsi dan ciri kontribusinya
 

aswr.wb

Semoga kita semua selalu dalam rahmat Allah yang Maha Kuasa

Berita KAMMI

Kalimantan`s KAMMI demands trial of Century scandal culprits
Palangkaraya, C Kalimantan (ANTARA News) - The Indonesian Muslim Students Action Front (KAMMI)- Central Kalimantan Chapter has demanded court trials for those involved in the Bank Century bailout scandal. Chairman of KAMM`s Kalimantan chapter, Gunawan, said here Tuesday the efforts to reveal the bailout scandal should not just end with the work of the House of Representatives` (DPR) inquiry committee. "Instead, the outcome of the House`s Bank Century Inquiry Committee`s probe should be followed up by a legal process for the sake of justice for the Indonesian people," he said.

Total Tayangan Halaman