Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Januari 2011

'Mutasi DNA Powerhouse'.


Berikut ini ringkasan wawancara detikFinance dengan Rhenald Kasali
  • Power House
Jika diminta menyebut ikon-ikon negara besar, dengan mudah jawaban akan meluncur dari bibir Anda. Tapi jika diminta menyebut ikon Indonesia, dahi Anda pasti akan mengernyitkan kening terlebih dahulu.

Pertamina? Telkom? PLN? Astra? Ataukah Raja Garuda Mas (RGM)? Semua perusahaan-perusahaan besar itu rasanya belum tepat untuk menjadi ikon Indonesia. Padahal suatu ikon adalah salah satu unsur penting sebuah DNA Powerhouse.

Rhenald Kasali membeberkan sebuah powerhouse sebagai sebuah rumah besar berbentuk badan usaha yang mengayomi puluhan hingga ratusan ribu orang, baik sebagai karyawan (langsung) maupun sebagai pemasik. Powerhouse memberikan dampak bagi perekonomian yang sangat besar.

Nah, untuk menjadi sebuah powerhouse, maka dalam DNA harus terkandung 4 hal. Rhenald membeberkannya sebagai:
  1. Lokomotif Ekonomi: kekuatan dominan, tampak secara kasat mata dan powerfull
  2. Big Size: besar dalam segelanya baik karyawan, pendapatan, pajak, keuntungan, produksi dll
  3. Iconic: dikagumi, menjadi ikon suatu bangsa
  4. Impactfull: setiap langkahnya baik maju atau mundur menimbulkan dampak yang sangat kuat.
Menurut Rhenald, untuk memiliki sebuah DNA powerhouse, maka diperlukan mutasi DNA baik di pemerintahan, BUMN ataupun swasta di Indonesia.

Apa dan bagaimana mutasi DNA menuju sebuah powerhouse? Rhenald mengupas tuntas hal itu dalam buku terbarunya yang berjudul 'Mutasi DNA Powerhouse'.
  • Perubahan dengan Mutasi DNA.

Mutasi DNA itua adalah bagaimana kita mengubah, memajukan, memurnikan agar perilaku orang menjadi relevan dengan sekitarnya. Karena waktu berjalan, kita menjadi tidak relevan.

Plot yang kedua, yang lebih penting adalah saya ingin menyadarkan para pemimpin di negara ini bahwa era makro saja tidaklah cukup. Harus makro dan mikro. Mungkin mereka tahu, karena mereka tidak nyampai karena struktur di pemerintahan itu makro.

Era Bung Karno, itu era menanam DNA wirausaha. Maka diberikan konsesi untuk mendorong lahirnya pengusaha pribumi. Contohnya, TB Pardede, Bakrie, Haji Kalla, Bakrie. Dari mereka itu yang masih terus hanya dua yakni Kalla dan Bakrie. Zaman itu disebut 'Ali-Baba': 'Ali' adalah pribumi, 'Baba' adalah keturunan Tionghoa. Zaman itu ada kepercayaan bahwa yang bisa menjadi pengusaha hanyalah orang perantauan. China perantauan atau Arab perantauan.

Zaman Soeharto, berbalik menjadi 'Baba-Ali'. Pribumi yang dibangun zaman Soekarno pada kolaps. Dikasihlah kepada 'Baba'. Om Liem, Prayogo Pangestu dll. Baba ditempelin ke 'Ali'. 'Ali' itu adalah jenderal-jenderal. Pemegang konsesi HPH, proyek-proyek itu ada tentara dibelakangnya. Hampir semua ada tentara dibelakanganya.

Dan celakanya, itu era monopoli. Mereka diberi hak monopoli. Dan begitu pak Harto kolaps, ada permusuhan terhadap 'baba-Ali'. Karena konglomerasi dianggap merugikan masyarakat, mereka terlibat utang. Karena 'Baba' itu tidak hanya bisnis, tapi juga dibuat bank. Dan bank menyalurkan di konglomerasi mereka. Ketika proyek kolaps, jadi beban negara, ada BLBI, bunga tinggi dan jadi beban negara. Penderitaan besar bagi rakyat.

Pasca Orba seperti kehilangan arah. UKM. Karena UKM itu penyelamat dan konglomerasi kolaps. Kita mendirikan UKM di tengah semangat anti konglomerasi. Coba lihat semua LSM hampir semua memusuhi konglomerasi.

Kedua, komisi yang dibentuk pemerintah hampir semua menyerang korporasi, dengan dalih mereka merugikan dan menyengsarakan masyarakat. Entah ritel menggurita, ada gejala monopoli, limbah. Korporasi dalam tekanan, sementara kita gegap gempita dengan UKM. Pertanyaan: Bagaimana membangun UKM?

Mengerikannya, gegap gempita UKM itu kurang jelas muaranya. Mikro sekarang ibarat menjadi jamur di musim hujan. Bogor semua tertutup dengan warung. Padahal UKM juga membuang limbah. Jalan kecil penuh angkot. Dan yang terjadi sekarang mereka saling membunuh, karena izin terus dibuka demi UKM. Misalnya izin trayek yang terus diberikan, padahal penumpang tidak ada.

UKM yang tidak ditangani dengan baik akan menjadi hama dalam masyarakat. Kalau porsinya tepat, jadi bagus. Apapun kalau kebanyakan, kan tidak bagus.

UKM ini mau dibawa kemana? Apakah hanya sekedar usaha dagang warung yang dibiarkan dimana-mana, terus tiba-tiba menertibkan mereka, sampai terjadi kerusuhan dimana-mana. Kita dorong UKM, tapi pada saat yang bersamaan kita sadar bahwa ini menjadi hama. Mengambil porsi lahan hijau dsb.

Nah, powerhouse memiliki konsep seperti ini: UKM adalah gerbong-gerbong usaha. Gerbong itu tidak bisa bergerak kalau tidak ada kereta penariknya. Kereta penariknya itu kita sebut powerhouse. Negeri ini perlu powerhouse untuk menarik UKM-UKM dibelakangnya. Sehingga ekonomi Indonesia menjadi sejahtera.

Apa sih Powerhouse? Saya membuka dengan cara melihat DNA-nya. DNA-nya powerhouse seperti apa. DNA-nya saya teropong. Saya panggil pengusaha. Dapatlah 4 komponen DNA powerhouse: DNA Alfa, BigSize, Impactfull dan Iconic.

Untuk yang impactful, adalah yang memberikan dampak besar. Kehadiran mereka itu selalu menimbulkan dampak. Impak lapangan kerja, keuntungan dll. Kalau negatif sampai merusak lingkungan dll.

Sementara untuk Iconic, adalah dikagumi dan menjadi ikon suatu bangsa. Setiap bangsa memerlukan iconic. Jerman dengan Siemens, Mercy dll. AS dengan Exxon, Boeing, Citibank, Microsoft. Jepang dengan Toyota, Sony. Korea dengan Daewoo, Malaysia dengan Petronas, Singapura dengan SQ, Temasek. Itu perusahaan yang disebut powerhouse. Mereka ukurannya besar-besar kan?

Nah, setiap bangsa perlu lokomotif untuk menarik. China tahun 2002 hanya 10 perusahaan yang masuk Fortune. Tahun 2006 naik 20, dengan urutan 1-3 dari sektor Energi. Ini luar biasa. Penariknya besar sekali.

Saya buka di Indonesia? Tidak ada. Hampir semua malah dimusuhi masyarakat. Pertamina, dimusuhi masyarakat. Berita tiap hari antrean BBM, kasus VLCC. Raja Garuda Mas (RGM)? Musuhnya lingkungan, media massa. Padahal RGM 150 ribu orang, usahanya sangat beragam.

Ada juga Astra Internasional dengan pekerja 150-200 ribu orang, Telkom juga. Saya buka sejarah, literatur, ternyata dia dimusuhi karena dua hal: Karena impact begitu besar, sehingga di dalam negeri menimbulkan ketakutan.

Kedua, lembaga keuangan asing itu bergitu bernafsu memecah belah powerhouse kita dengan dalih monopoli. Padahal mereka sedang memraktekkan mega merger dan monopoli di negaranya. DI AS dibenarkan. Boeing apa nggak monopoli. Microsoft beberapa kali kena sue.

Mengenai DNA Alfa, saya mencontohkan yang ada di UI,IPB, ITB, UGM. Itu manusianya Alfa. Swasta dapat sisanya, cecerannya. Alfa karakternya: ambisius, pinter, kuat, kompetitif, agresif. Biasanya jadi orang sukses. Tapi Alfa itu ada dua: Functional dan Disfunctional. Alfa yang bagus vontohnya Bill Gates, Michael Porter, Warren Bauffet. Disfungsional : Lenin, Hitler dan para krimininal bisnis. Jadi Alfa itu kalau kriminal berbahaya sekali.

Di pemerintahan sampai tahun 1980-an itu, manusianya Alfa semua. Tapi tahun 1990-an mulai banyak yang masuk lewat jalur. KKN.Lama-lama Alfa-nya mengkeret di birokrasi. Demikian juga di BUMN. Perilaku mereka dibentuk seperti birokrat.
Di swasta juga terjadi, yang perilakunya semakin besar seperti birokrasi. Swasta banyak yang besar bukan karena marketingnya bagus, tapi mereka hidup di era monopoli. Hebat, tapi lingkungannya tidak kompetitif.

Jadi sekarang kita melihat, kenapa powerhouse kita lumpuh. Ada dua sebab: Pertama adalah tekanan di luar begitu kuat. Kedua, DNA-nya mengkeret di dalam, mengalami incest, jendela ditutup. Dari situ saya mulai berpikir diperlukan mutasi DNA.

  • Bagaimana cara mutasi DNA-nya?
Manusia pada dasarnya sudah punya DNA biologi, sulit diubah kecuali ada seleksi alam. Waktu berubah ada evolusi. Tapi itu butuh waktu lama. DNA biologi itu dari nature, sudah ada yang mengatur. Teori: makan apa saja tidak akan mengubah. Tahun 2000-an mulai masuk ke DNA perilaku. Behavior. Para ahli menyimpulkan, ada by nature, ada by nurture.

Kita ambil contoh Einstein yang menikah dengan orang biasa. Tapi anaknya nggak ada yang seperti dia. Isaac Newton, Goethe, Thomas Alfa Edison sama saja. Pengusaha yang agresif dinamis, anaknya ternyata lemah.

It is biology? No, it's nurture. Jadi kita berinteraksi dengan lingkungan. Itu yang akan menentukan. Genetika perilaku ditentukan oleh pengalaman hidup. Bisa saja orang baik-baik melahirkan pembunuh.

Kalau kita makan sapi terus menerus, kita tidak akan jadi sapi. Tapi kalau kita bergaul dengan sapi, maka kita dijamin perilakunya akan seperti sapi. Atau kalau hebat jadi gembala sapi.

Jadi kita butuh pemimpin yang bisa memutasikan DNA. CEO jaman sekarang adalah CEO yang memutasikan DNA. Tak hanya DNA E yani Economic, yang perhatiannya RoE, profit margin dll. Tapi juga DNA O:Organisation. Yakni Human behavior, culture, disiplin, self confident, trust, reward system diperbarui dll.

Selama di dunia kepemimpinan orang hanya fokus pada DNA E dan mengabaikan aspek-aspek itu, maka mutasi DNA tidak akan terjadi. Kunci itu semua ada leadership.

  • Dibandingkan negara lain, kenapa mutasi DNA di Indonesia lebih lama?
Karena di Indonesia belenggunya kebanyakan. Dan belenggu itu dibuat oleh orang-orang yang biasa hidup dalam kegelapan. Orang yang hidup dalam piramid itu hidup dalam kegelapan. Ketika jendela dibuka, marah, minta ditutup karena silau. Belenggu dibuat sendiri dan mereka menikmati itu. Gaji kecil tapi mereka menikmati yang lain. Banyak sumber yang bisa dimainkan.

Dan Indonesia sedang bergerak dalam political economic yang dahsyat. Segala sesuatu dari kacamata politik, bukan kacamata negarawan. Politisi yang tidak di pemerintahan asal menyalahkan. Pokoknya salah. Mereka yang sudah di government cenderung mendiamkan.

  • Pertamina yang paling berpotensi jadi Ikon IndonesiaPertamina.
Pertamina on the move. Karena melihat lihat rangking sebagian besar/Hampir semua di dunia ini adalah oil company. Pertamina, Astra, Sinarmas, RGM. Hehehe, masalah semua ya? Saran saya, berdamai lah. Ada kesalahan, diperbaiki.

Di BUMN ada pahlawan mutasi DNA. Misalnya Cacuk Sudaryanto di Telkom , Syamsir Kadir di Pegadaian. Itu mengubah wajah pegadaian. Robby Djohan di Bank Mandiri, tapi masalahnya di Mandiri itu ada timebreaknya. Garuda Abdul Gani pernah mencoba, tapi dia cuman sebentar. Pertamina sempat juga orang khawatir, terjadi atau tidak drama perubahan. Untung Ari Soemarno diteruskan.

Mengubah Pertamina rumit, produk banyak, operasi bisnis luas, campur tangan politik luas, campur tangan teknis banyak. SP banyak. Tapi itu tantangan buat seorang CEO.
(qom/ddn)

Sabtu, 27 Maret 2010

Membaca dan melanjutkan Sejarah KAMMI

SEKELUMIT SEJARAH KAMMI

Akhir tahun 2007 indonesia dilanda krisis ekonomi yang sangat parah yang sampai saat ini sisa-sisa dampaknya masih ada, krisis ini dimulai dari guncangan rupiah terhadap dollar amerika, yang akhirnya berdampak sistemik terhadap kondisi ekonomi, dan merebat ke krisis sosial dan politik. Bersamaan dengan situasi nasional, aktivis islam se indonesia (200 kampus)berkumpul di UMM Malang,dalam diskursus kaum muda islam tersebut berkembang ke arah diskusi yang tidak hanya membicarakan persoalan internal lembaga, tapi juga mengarah pembahasan kondisi nasional dan kebangsaan,namun pembahasan tentang kondisi bangsa pada waktu itu tidak sampai membuahkan sebagai hasil dari musyawarah tersebut, dengan pertimbangan eksistensi lembaga (dakwah) kampus yang memang sangat mudah dikooptasi oleh kekuasaan, sebagaimana kebijakan NKK/BKK, dan belum kuatnya kekuatan islam pada waktu itu, termasuk fragmentasi dan pembacaan peserta musyawarah terhadap krisis yang memang beragam, dan karena memang mereka lahir dari latar belakang pemikiran keislaman yang beragam.
namun ide untuk bekontribusi dan turut serta dalam proses perbaikan sosial ekonomi poltik bangsa sudah sangat mengkristal, sehingga pasca dari musywarah tersebut Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dideklarasikan dalam sebuah piagam yang disebut deklarasi malang, sebagai sebuah front aksi yang dikomndani oleh Fachri Hamzah (sbg ketua Umum) dan Haryo Setyoko (sekum).
hari-hari selanjutnya para aktivis KAMMI dipenuhi dengan agenda-agenda demonstrasi massal seluruh indonesia, karena pasca deklarasi di malang tersebut diikuti deklarasi kammi disluruh kampus seindonesia, yang dimulai dengan aksi dilapangan masjid al-azhar jakarta, aksi ini menjadi sangat istimewa karena aksi pertama diluar kampus yang diikuti puluhan ribu manusia, dengan beragama profesi tidak hanya mahasiswa yang pada waktu itu terjadi.
aksi-aksi KAMMI tersebut menjadi katalisator, pendobrak, pencerahan bagi seluruh komponen bangsa, yang selama ini terbungkam atas sikap rezim soeharto yang sangat anti suara-suara kritis dengan pelabelan subversif yang sangat mudah bagi seseorang untuk dibui.
sehingga aksi Kammi ini menemukan momentumnya dan diterima dengan terbuka dan luas, dan menjadi sangat sukses untuk menyatukan opini seluruh masyarakat bahwa bangsa ini harus ada reformasi tidak hanya sebatas reformasi parsial dibidang ekonomi dan sosial tapi sampai mengerucut/konvergen pada satu arah soeharto harus mundur, sehingga tidak terlalu lama kelahiran KAMMI dengan lengsernya Soeharto mundur pada tanggal 21 Mei 1998, artinya kontribusi Gerakan KAMMI terhadap reformasi yang ditandai dengan lengsernya rezim berkuasa selam 32 tahun, sangat besar, ini menjadi sebuah modal besar bagi KAMMI untuk melakukan karya-karya besar masa depan karena menjadi icon reformasi, walaupun teori-teori/tesis kejatuhan soeharto karena konspirasi Luar sangat besar dan kuat.
pasca kejatuhan "bapak Pembangunan", maka PR besar KAMMI waktu itu adalah mengawal Reformasi agar dipastikan bisa berjalan pada rel yang sebenarnya dan sesuai dengan ruh dan semangat rakyat dalam mendorong perubahan, sehingga KAMMI mengeluarkan indikator kesuksesan reformasi pada 6 hal (yang kita sebut dengan 6 Visi reformasi) yang berisi: Penegakkan supremasi hukum, pemberantasan buday KKN, amandemen UUD 1945, pencabuatn Dwi fungsi ABRI, otonomi daerah yang seluas-luasnya, penegakkan budaya demokrasi yang egaliter. 6 visi reformasi ini tetaplah lah relevan menjadi pisau bedah mengevaluasi keberhasilan reformasi yang sudah 12 tahun, walaupun perlu ada perluasan penafsiran, tetapi ruhnya tetap sama, bahkan 1 dan 2 belum
terselesaikan oleh rezim gusdur sampai SBY yg sudah 2 periode.
FUNGSI SEJARAH
12 tahun yang dilalui merupakan sejarah, dan setelahnya adalah periode baru penulisan sejarah buat KAMMI, kadernya dan bangsanya. alur dari sejarah apapun fakta dan pembacaan dari sejarah itu tetaplah itu sejarah yang akan mewarnai perjalanan kamm, maka setiap kader KAMMI seharusnya selalu membaca sejarah oragnisasi dan gerakannya, karena dalam alquran fungsi sejarah paling tidak ada empat fungsi yang terangkum dalam q.s. 11/120, yaitu :
1. Sejarah berfungsi sebagai peneguh hati
2. Sejarah berfungsi sebagai pengajaran
3. Sejarah berfungsi sebagai peringatan
4. Sejarah sebagai sumber kebenaran
atau Dalam Ilmu sejarah, sejarah dibedakan atas dua fungsi
Fungsi Khusus
Dalam fungsi umum itu terkandung fungsi khusus sejarah, yaitu fungsi
sejarah secara lebih luas. Fungsi khusus sejarah terbagi atas fungsi intrinsik
(fungsi hakiki, fungsi yang melekat pada dirinya) dan fungsi ekstrinsik (fungsi ke
luar dirinya).
Fungsi Intrinsik
Ada beberapa fungsi intrinsik sejarah. Akan tetapi, fungsi intrinsik sejarah
yang paling utama adalah sebagai media untuk mengetahui masa lampau dan
sebagai ilmu.
Sama halnya dengan ilmu-ilmu lain, sejarah sebagai ilmu memiliki fungsi
ekstrinsik. Fungsi sejarah yang penting untuk dipahami adalah fungsi edukatif.
Fungsi edukatif sejarah mencakup :
a) pendidikan nalar (penalaran)
b) pendidikan moral
c) kebijakan/kebijaksanaan
d) pendidikan politik
e) perubahan
f) pendidikan masa depan
g) sebagai ilmu bantu.
dari sejara selama 12 tahun tersebut bagaimana kita menuliskan sejarah yang akan datang...? dengan bertitik tolak dari pembacaan sejarahnya masa lalu, tugas kita adalah mendefinisikan gerakan sesuai dengan fungsi sejarah? karena sejarah terus berulang (BERSAMBUNG)

Kamis, 11 Februari 2010

PRINSIP PENYUSUNAN KEBIJAKAN PUBLIK

Prinsip Penyusunan kebijakan Publik
kebijakan publik adalah keputusan yang dibuat oleh pemerintah atau lembaga pemerintahan untuk mengatasi permasalahan tertentu,untuk melakukan kegiatan tertentu atau untuk mencapai tujuan tertentu yang berkenaan dengan kepentingan dan manfaat orang banyak
prinsip penyusunan kebijakan Publik:
  1. benar dalam prose, yaitu bahwa prosesnya harus transparan, dapat dipertanggung jawabkan dan melibatkan pihak yang seharusnya terlibat
  2. benar secara isi: yaitu bahwa isi kebijakan; mengatur isu kebijakan yang harus diatur atau fokus pada isu kebijakan; bukan merupakan kompromi politik dan atau ekonomi; langsung pada masalah yang diatur; tidak bertentangan dengan kebijakan yang lebih tinggi atau setara dan pasal-pasalnya sinkron
  3. benar secara poltik-etik, yaitu mengakomodasi para pihak yang terkait secara langsung dengan kebijakan, menerapkan prinsip-prinsip pokok dalam good governance dan memperhatikan kaidah-kaidah moralitas dalam pembuatan kebijakan
  4. benar secara hukum; yaitu bahwa kebijakan ini benar-benarmerupakan kaidah hukum, karenanya kebijakan publik bukan merupakan himbauan, melainkan memberikan batas-batas aturan serta mencantumkan sanksi yang tegas pagi pelanggaran atasnya, dan memberikan keadilan dan kesamaan didepan hukum bagi publik
  5. benar secara manajemen; isi dari kebijakan bersifat sistematis, dapat dilaksanakan, meskipun pelaksanaannya bukan oleh pemerintah, namun pemerintah dapat mengendalikan secara efektif, dan mempunyai manfaat dan impak yang terukur
  6. benar secara bahasa; yaitu bahwa setiap kebijakan publik diindonesia harus menggunakan bahsa indonesia yang baik dan benar (sumber; publik policy; Dr. Riant Nugroho)


Selasa, 01 September 2009

AHLAN WA SAHLAN ANGGOTA DPRD KALTIM PERIODE 2009 - 2014


(Institusi Dewan sebagai Wakil Rakyat)

“Yang pertama kami mengucapkan dan rakyat kalimantan timur mengucapkan selamat atas pelantikan anggota DPRD Kaltim periode 2009 – 2011, semoga menjadi “wakil rakyat “

Dalam sistem demokrasi dengan instrumennya pemilu, rakyat dianggap telah terwakili jika mereka telah ikut pemilu karena itu adalah mekanisme yang paling sah dalam berpartisipasi politik, tetapi masalahnya apakah anggota dewan bisa melakukan artikulasi terhadap aspirasi rakyat diluar politk negara untuk memperjuangkan kepentingan rakyat?

realitas empiris anggota dewan dari dulu dan sampai sekarang sesungguhnya angota dewan sangat diragukan sebagai representatif wakil rakyat, karena dimana-mana bukti menunjukkan praktek anggota dewan/bahkan lembaga DPRD dengan mudah memanipulasi diri sebagai wakil rakyat menjadi proyek elit (penguasa, dan pengusaha) yang tidak peka terhadap penderitaan rakyat yang telah memberikan perwakilan politik kepadanya.

Sebagaaiamana yang kita ketahui Legislatif dalam referensi politik punya tiga fungsi yang melekat, yakni fungsi legislasi, fungsi kontrol/pengawasan dan fungsi budget/penganggaran, dalam prakteknya selama ini ketiga fungsi tidak dijalankan dengan mudah, baik karena faktor kecakapan atau kompetensi diri maupun komitmen kerakyatan.

Ini dapat dibuktikan dari sekian banyak anggota dewan (periode 2009-2010 Jumlah anggota dewan 55 orang yang sebelumnya 45 orang) yang berkomentar dimedia tentang sebuah permasalahan rakyat, sangat sedikit dan dan itu-itu saja, belum lagi kualitas komentar atau tanggapan yang pada umumnya tanggapannya sudah umum yang juga sudah dikritisi oleh masayarakat dan mahasiswa.

Fungsi budgeting, dengan analisis yang njelimet, bisakah anggota dewan melakukan dengan baik, mungkin hanya sedikit, sehingga tidak mengherankan alokasi anggaran sangat/belum berpihak kepada rakyat, bisa kita lihat proporsi anggaran untuk pengembangan ekonomi rakyat, peningkatan UKM/UMK, pertanian, peternakan kalah besar dengan anggaran rutin pegawai yang kalau dibandingkan dari segi jumlah sangat sedikit dari jumlah penduk kaltim 3, 2 juta jiwa dengan pegawai (misalnya pegawai pemprov kaltim 6000 orang) atau jumlah anggota dewan 55 orang (Gaji anggota dewan peride lalu rata-rata tiap bulan 19 Juta untuk anggota dan pimpinan sekitar 21 juta, belum ditambah biaya perjalanan, dan yang lainnya, untuk peride ini menunggu UU Susduk yang baru), sehingga makna APBD sebagai uang rakyat atau negara menjadi bias.

Fungsi kontroling/pengawasan sebagai bagian membangun pemerintahan yang prorakyat ini juga sangat lemah, ini juga dapat dilihat dalam rapat-rapat eksekutif – legislatif (pemprov – DPRD), sebarapa banyak anggota dewan yang berbicara kritis untuk mengawasi dan menjadi balancing powe eksekutif, sehingga anggapan umum masyarakat bahwa dewan hanya sebagai tukang stempel (menyetujui) dari gubernur masih sangat relevan, dan kalaupun bersuara keras “kata orang” karena si anggota dewan tersebut tidak dapat bagian, misalnya pembangunan freeway, kawasan ekonomi khusus (KEK) Maloy, dll, DPRD kaltim tanpa ada sebuah proses yang panjang sudah menyetujui dan mengalokasikan anggarannya dalam APBD 2009, padahal belum ada sebuah analisis yang mendalam tentang tentang faktor manfaat dan mendesak buat rakyat kaltim, kenapa dengan sangat mudah bisa disetujui??,sehingga terjadinya korupsi dan penyimpanagn pembangunan dan anggaran yang hari ini terjadi di Kalimantan Timur (laporan lebih dari 2000 kasus korupsi di KPK), salah satunya kurangnya peran dewan dalam mengontrol kebijakan dan realisasi/kinerja pemerintah.

Dari fungsi legislasi seberapa banyak dewan yang memahami pembuatan uu/perda?, bagaiman mau membuat sebuah aturan yang berpihak kepada rakyat, cara membuatnya saja dan memahami/menyadari bahwa mereka mempunyai fungsi legislasi mungkin sedikit.

Anggota DPRD kaltim periode 2009 – 2014 mempunyai tugas yang besar bagaimana memgembalikan kepercayaan rakyat bahwa lembaga DPRD adalah lembaga atau institusi wakil rakyat yang sesungguhnya yang mempunyai integritas dalam memperjuangkan aspirasi dan kehendak rakyat, dan PR kedepan adalah bagaimana mengontrol APBD Kaltim 2009 Rp 5 Triliyun atau tepatnya Rp 5.761.283.224.500, dan APBD-P 1,995 triliun, sehingga dari 5,7 menjadi 7,7 Triliun APBD 2009, dan APBD Kaltim 2010 6,23 Triliun, termasuk untuk anggaran 5 tahun yang akan datang yang bisa pro rakyat.

PR yang lainnya adalah mengimbangi kekuasaan dari pihak eksekutif, karena dengan gubernur yang dipilih dari rakyat secara langsung dan kewengan seorang gubernur, yang besar termasuk sosok gubernur kaltim sekarang, fungsi kontrol yang kritis menjadi sangat penting.

Saya kira DPRD kemarin ada banyak evaluasi yang membuat lembaga dewan kurang memiliki integritas dimata rakyat, seperti adanya perilaku korupsi yang membawa beberapa anggota dewan diselidiki kejaksaan, produktifitas dalam pembuatan perda, sering jalan-jalan keluar daerah dan luar negeri yang tidak membawa hasil yang signifikan, kurangnya kritis dan kontrol terhadap kebjakan eksekutif dan keberpihakan, dan anggapan bahwa lembaga dewan hanya sebuah institusi mencari keuntungan pribadi

Walaupun anggota dewan yang periode 2009 – 2014 ini masih ada wajah lama/pemain lama, yang bisa membuat saya dan rakyat ragu, tetapi dengan masuknya “darah segar” dan evaluasi dan pengalaman dari dewan menjadi sebuah perpaduan idealisme kritisi dan kearifan, semoga institusi wakil rakyat ada perubahan yang radikal, dalam hal keberpiahakan, dan sensitifitas terhadap permasalahan kerakyatan, wallahu’alam, (Gunawan, dari koord. Forum diskusi AB3 KAMMI KALTIM)


Kamis, 09 Juli 2009

Pertarungan dalam Pemilu


menarik unuk mengikuti dinamika pemilu presiden dan wakil presiden 2009, terutama tentang srategi dan usaha atau perjuangan calon beserta pasukannya untuk memenangkan pertempuran, yang pada akhirnya pada hari pencoblosan tanggal 8 juli 2009 sekitar jam 13 an skor pertandingan sudah bisa diketahui sebagai hasil dari lembaga survey nasional, yang kemudian dimenangkan pasangan no.2.
tim sukses dalam melakukan manuver secara umum memiliki pola dan bentuk yang sama, menyerang, membendung, mencitrakan,dengan memakai sarana darat kampanye pengumpulan massa, pemasangan algaka, bantuan, dll udara kampanye melalui iklan televisi, radio, media koran, inernet, dll.
namun ada hal yang menarik untuk no. 1 mega pro, dia melakukan pendekatan isu kampanye yang cukup radikal dalam pengemasan isu yang hampir berlawanan dengan kebijakan pemerintahan sekarang (Sby-JK), seperti nasionalisasi sda Vs Privatisasi, ekonomi kerakyatan Vs ekonomi neo liberal, BHP Vs Cabut BHP, dan uu lain yg berbau neoliberal.
No.2 dengan pencitraan keberhasilan dan kebijakan yang pro rakyat: menurunkan harga BBM, "Pendidikan gratis ", NPNP mandiri, swasambeda beras, pemberantasan korupsi, dll, termasuk membangun pencintraan sebagai pemimpin yang sabar, idak emosional, moderat, dll
No. 3 dengan membangun penciraan sebagai orang yang bisa bekerja lebih baik dan cepat unuk menyelesaikan persoalan bangsa dengan membangun citra bahwa kebijakan/keberhasilan SBy adalah buah pemikirannya seperti perdamaian aceh, ambon, poso, pembanguann bandara yang mengandalkan kekuatan sendiri, kecepatan dalam menanggapi bencana, seperti tsunami aceh, kenaikan BBM, dll
dan hal yang cukup menarik juga adalah tentang orang-orang disekitar calon misalnya Mega-pro termasuk yang paling sedikit dukungan tokoh terhadap calon ini kecuali dari militer dan tokoh parpol pendukung, SBY dikelilingi selain dari militer, tokoh parpol pendukung, juga orang-orang dari kalangan muda seperti rizal malarangeng Cs, dan kalangan pluralisme, islam liberal, termasuk rizal yang juga direktur freedom institute, termasuk para menteri, tetapi yang pada akhirnya yang lebih peran adalah dari Fox sebagai konsultan kampanye, sedangkan no.3 termasuk calon yang cukup banyak dikelilingi tokoh-tokoh terutama dari kalangan islam, NU, muhamdiyah, FPi, HMI/kahmi, dll
namun hasil akhir ternyata dimenangkan pasangan sby-budiono dengan kampanye yg sederhana dalam materi iklannya namun cukup menghipnotis masyarakat, dibandingkan dengan JK idealis dan konsumsi tingkat tinggi, dan prabowo yg idealia merakyat tetapi cukup radikal
sehingga ada beberapa pelajaran penting; seperti kurangnya pengaruh tokoh terhadap umat misal tokoh NU, muhamadiyah, FPI, FUI yang mendukung JK-win ternyata pengaruhnya sangat tidak signifikan, ini merupakan warning bagi pemimpin umat tenang kurangnya daya pengaruh. dll, termasuk bagaimana budaya masyarakat indonesia yang masih sangat sederhana tingkat pemikiran, pendidikan, dll


Minggu, 07 Juni 2009

perbandingan teori kepemilikan

perbandingan teori kepemilikan dan implikasinya
sistem prinsip implikasi
liberalisme 1. pada awalnya dunia ini tidak ada yang memiliki
2. absolutisme self interest
3. kepemilikan individu mutlak 4. Kepentingan diri berada diatas segalanya
5. Tidak mengenal dungsi social kekayaan
6. Pajak retribusi sosialsemacamnya merupakan perampasan atas kepemilikan pribadi; enggan menerima kepemilikan public dan cenderung meminimalkan barang-barang public untuk kesejahteraan social
7. Privatisasi atas sumber daya public dan haki
Egalitariansime radikal
/sosialis 1. kebebasan individu dibatasi
2. absolutisme kolektif 3. Kepentingan kolektif sebagai panglima
4. Negara cenderung totaliter karena akumulasi kekuasaan politik dan ekonomi
5. Elite penguasa sebagai personifikasi negara
islam 1. kepemilikan individu terbatas
2. kepemilikan kolektif dijamin
3. sumber daya bukan kepemilikan eksklusif 4. Ada fungsi social dalam kepemilikan pribadi baik melalui sarana wajib maupun sukarela
5. Kepemilikan kolektif untuk kesejahteraan bersama
6. Sumber daya menjadi hak bersama semua spesies makhluk hidup yang perlu dijaga kelestariannya
7. Menolak privatisasi sumber daya milik publik dan haki atas kekayaan milik bersama masyarakay

Sabtu, 02 Mei 2009

Pendidikan indonesia

berbicara pendidikan, tidak akan pernah habis utnuk kita bicarakan, karena memang pendidikan menyangkut manusia atau sumber daya sebagai aktor dunia ini, yang akan mengelola sumber-sumber daya alam yang dianugrahkan tuhan.
ada sebuah pertanyaan mengapa indonesia yang begitu besar kekuatan dan pendukungnya untuk maju tetapi malah mungkin dikalahkan oleh sebuah negara kecil singapura, malaysia (negara tetangga) atau kalu lebih jau kalah dengan negara-negara asia timur; jepang, korsel, taiwan, hongkong, hampir orang sepakat karena manusia-manusia pada negara tersebut berkualitas yang mampu memanfaatkan secra maksimal sumber daya yang ada dinegaranya maupun dinegara orang lain (terutama negara2 miskin),
sehingga orang kebanyakan pun sepakat bahwa untuk mengejar dengan negara lain supaya sejajar bahkan melampau negara2 tersebut, maka harus ada akselerasi dalam pendidikan kita, lompatan quantum yang sangat besar dan cepat melebihi kecepatan yang hari ini dilakukan oleh negara maju, tapi mungkinkah itu...?
untuk menjawab ini maka kita harus membandingkan dengan negara-negara yang tingkat pendidikannya maju, terutama mungkin dinegara asia yang cukup pesat kemajuan dalam teknolgi yang dikuti dengan kemajuan ekonominya, seperti Cina, jepang dan korea selatan
kemajuan pendidikan akan sangat terkait mimimal 2 faktor utama : anggaran dan sistem pendidikan
kalau kita melihat negara yang hari ini sudah menikamti hasil pendidikannya dengan bernagai kemajuan yang diperoleh terutama kemajuan tekonologi, maka akan sangat terkait pada alokasi anggaran yang besar yang sudah lama dilaksanakan oleh negara RRC 12,8, Korea Selatan 17,5, Jepang 19,7% dari anggaran belanja Negara, sedangkan Indonesia sejak kemerdekaan tahun 1945, anggaran pendidikan bila dirata-rata baru berkutat-katit antara 2-4,6% dari total anggaran Negara dan baru mulai tahun 2006 ditingkatkan dengan signifikan, sehingga anggaran pendidikan dalam UU Nomor 41/2008 tentang APBN 2009 adalah sebesar Rp 207.413.531.763.000,00 yang merupakan perbandingan alokasi anggaran pendidikan terhadap total anggaran belanja negara sebesar Rp 1.037.067.338.120.000,00. atau 20% dari seluruh anggaran.
sistem pendidikan kita diakui memiliki kelemahan mulai dari jumlah mata pelajaran, pergantian kurikulum, Ujian nasional, dll, ditambah sistem manajemen pendidikan dari skala besar kementrian, dinas samapi tingkat sekolah yang belum memperlihatkan sisitem manajemen yang bagus, ditambah dengan pelaku pendidikan, guru, pengawas, sistem karir, dan lain sebagainya.
sehingga sudah saatnya pendidikan dibenahi dengan baik, kebijakan yang diikuti dengan sebuah komitmen yang kuat tidak hanya menjadi komoditas politik untuk meminta simpati dari rakyat indonesia, tetapi benar-benar lahir dari jiwa yang tulus untuk memabangun pendidikan bangsa, untuk menjadikan bangsa ini, menjadi bangsa yang kuat karena kemajuan teknologinya.
 

aswr.wb

Semoga kita semua selalu dalam rahmat Allah yang Maha Kuasa

Berita KAMMI

Kalimantan`s KAMMI demands trial of Century scandal culprits
Palangkaraya, C Kalimantan (ANTARA News) - The Indonesian Muslim Students Action Front (KAMMI)- Central Kalimantan Chapter has demanded court trials for those involved in the Bank Century bailout scandal. Chairman of KAMM`s Kalimantan chapter, Gunawan, said here Tuesday the efforts to reveal the bailout scandal should not just end with the work of the House of Representatives` (DPR) inquiry committee. "Instead, the outcome of the House`s Bank Century Inquiry Committee`s probe should be followed up by a legal process for the sake of justice for the Indonesian people," he said.

Total Tayangan Halaman