Massa tampak membawa bendera KAMMI dan mengusung beberapa poster yang bertuliskan antara lain "SBY memilih Boediono antek neoliberal atau rakyat yang ingin kemandirian", "Bersatulah kaum Islam dan Nasionalis", dan "Tolak capres-cawapres antek asing."
Selain itu massa menggelar spanduk bertuliskan "Tolak calon pemimpin neoliberal dan tidak prorakyat."
"Sangat kita sayangkan bahwa SBY akan memilih cawapres yang proneoliberal. Padahal, koalisi yang dibangun Partai Demokrat bersama partai religius. Kenapa tidak memilih dari partai yang religius," kata Ketua KAMMI Pusat sekaligus koordinator aksi, Supeno.
Tidak hanya Boediono, mahasiswa pun menolak Menteri Keuangan Sri Mulyani yang disebut-sebut masuk dalam daftar cawapres SBY.
Aksi berlangsung damai dan tidak menimbulkan kemacetan di sepanjang Jalan Imam Bonjol. Belasan polisi tampak berjaga-jaga di dalam maupun di luar pintu pagar KPU.






0 komentar:
Posting Komentar
silahkan sampaikan tanggapan